Pak Kunto, LP3I Surabaya, 2010, Marisa Haque, Pak Verus, Gus Ipul (Saifulah Yusus) Wagub Jatim

Pak Kunto, LP3I Surabaya, 2010, Marisa Haque, Pak Verus, Gus Ipul (Saifulah Yusus) Wagub Jatim
Pak Kunto, LP3I Surabaya, 2010, Marisa Haque, Pak Verus, Verus, Gus Ipul (Saifulah Yusuf) Wagub Jatim

Wonderful Cooperation with LP3I Surabaya: Marissa Haque Fawzi

Wonderful Cooperation with LP3I Surabaya: Marissa Haque Fawzi
Marissa Haque Istri Ikang Fawzi Kenangan bersama Tim LP3I Surabaya, Jatim, 2010

Marissa Haque Duta LP3I, 2010-2011

Marissa Haque Duta LP3I, 2010-2011
Marissa Haque Duta LP3I, 2010-2011

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Insya Allah Chikita Fawzi Bungsu Kami Dosen Tamu di LP3I

Chikita Fawzi 7 Wonder Indonesian Women 2011 (Trans 7, 8 April 2011)


Selasa, 19 April 2011

Ingin Secepatkan Chikita Fawzi Pulang & Mengajar di LP3I: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Sumber: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/ikang-fawzi-anak-anak-bagian-jiwa-saya.html

Ikang Fawzi : Anak-Anak Bagian Jiwa Saya

Ikang Fawzi: Anak-Anak Bagian Jiwa Saya
Ikang Fawzi: Anak-Anak Bagian Jiwa Saya
Arti seorang anak bagi Ikang Fawzi (Terimakasih Mas Hendra)

Editor KapanLagi.com, Selebriti - Selasa, 19 April 2011 03.05 WIB
Ikang Fawzi dan Marissa Haque

Arti seorang anak bagi Ikang Fawzi adalah bagian dari jiwa. Seperti halnya dengan Isabella Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi , mereka berdua seperti soulmate baginya. Sehingga saat si bungsu, Chikita atau yang akrab disapa Kiki merantau ke negeri seberang untuk bekerja, Ikang mengaku serasa kehilangan nyawa.

"Sedih, ini demi Allah ya ketika dia pergi saya kayak kehilangan nyawa. Itu anak luar biasa, anak bontot ya, jadi mereka berdua sudah kayak soulmate. Itu anak (Kiki) sudah punya rencana, dia bilang 'ayah ikut Kiki, Kiki sudah diterima di sini'. Karena angka dia kan bagus-bagus, jadi bisa diterima di mana-mana, tapi dia milih yang di luar negeri. Dia bilang 'Kiki mau berdikari, ayah harus bantu Kiki'," ujar Ikang saat ditemui di Kawasan Bintaro, Tangerang, Banten, Rabu (14/04).

"Sudah tuh, saya sambil nangis saya upayakan apa yang dia minta. Cuman di sini aku membuktikan bahwa selama ini anak tuh milik Allah, tapi itu hanya verbal, tapi dalam hati tuh 'ini punya gue tuh, dia bakal pergi'. Dari kecil gue dekap, gue nyanyiin, gue gendong sekarang dia harus pergi," imbuhnya.

Namun hal itu membuat Ikang sadar bahwa apapun yang bakal ia hadapi di kemudian hari, termasuk jika putrinya dipinang seorang pria, dirinya harus siap.

"Tapi kan sekarang ada Skype, jadi komunikasi dipermudah dunia semakin rata. Jadi beruntung bisa anytime komunikasi," kata Marissa menimpali.

Namun, tetap saja Ikang tak bisa tidur karena terus terbayang wajah sang putri. "Mikirin dia yang jarang tidur, dia itu tidurnya di kantor. Dia sempat minta motor untuk aktivitas di sana, aku bilang gak, gak, gak," kilahnya.

Bukannya pelit, namun baik Ikang maupun Marissa lebih mengutamakan keselamatan putrinya itu.

"Bukan kenapa-kenapa, buat keselamatan dia juga, karena banyak kejadian di sana. Kalau aku sama Ikang bisa beliin mobil, kenapa nggak? Yang second kan bisa," tandas Marissa. (kpl/hen/bun)

Marissa Haque dalam Promo LP3I Pondok Gede, Jakarta Timur, November 2010

Karya Video oleh Pak Suwarna: Marissa Haque dalam Promo LP3I Pondok Gede, Jakarta Timur, November 2010

Suatu Hari Nanti Marissa Haque Ingin Jadi Profesor: Cumi-cumi Video (Grup C & R)/Indigo

Bincang bersama Marissa Haque LP3I Pondok Gede, Jakarta Timur, 29 November 2010

Karya Video oleh Pak Suwarna: Marissa Haque dalam Promo LP3I Pondok Gede, Jakarta Timur, 29 November 2010